Wednesday, September 19, 2012

Belajar instropeksi diri

♥ belajar diam dari banyaknya bicara
♥ belajar mengalah dari sebuah ke egoisan
♥ belajar sabar dari sebuah kemarahan
♥ belajar bahagia dari sebuah kesedihan
♥ belajar ikhlas dari sebuah kehilangan
♥ belajar tersenyum dari sebuah tangisan
♥ belajar bangkit dari sebuah keterpurukan
♥ belajar tegar dari sebuah kekecewaan
Dan harus belajar instrospeksi diri
sebelum menyalahkan orang...
"insyaAllah
READ MORE - Belajar instropeksi diri

teruntuk anak anakku

Teruntuk Anak anakku....

sebenarnya aku sering membicarakan kalian
bersama Allah dalam setiap sujudku
saat aku terjaga di keheningan malam
juga ketika aku larut dalam setiap wiridku
hingga Kutulis bait ini dalam rangkaian hariku yg panjang..
Kuungkap getar ini dalam kepastian yg tertahan..
bersama sepenuh cintaku pada-Nya
kupanjatkan serangkaian doa terindah
agar gelar Sholeh dan sholehah mendampingimu
agar gelar Hafidz dan Hafidzah menyertaimu

#Alhamdulillah hir robbil alamin
READ MORE - teruntuk anak anakku

obat yg mujarab

Begitu banyak orang terguncang jiwanya...
Begitu banyak orang yg resah dan gelisah menghadapi persoalan hidup....
tapi mereka tak tahu bgaimana cara mengobatinya...

Mungkin mereka akan pergi mengunjuni bar,cafe,club2 malam,dan sejenis tempat hiburan lainnya.

Bahkan bagi para muda-mudi,mereka mencari obat dari kesepian dan gundahnya hati dgn mencari pacar,meneguk minuman keras,menelan obat terlar
ang,dan sgala kenikmatan semu yg menipu.
Naudzubillah min dzalik..

Padahal wahai saudaraku sekalian..,obat itu selalu tersedia dirumahmu. Sebuah kitab tebal berdebu yg engkau baca jarang-jarang. Al-Qur'an !

Yaa..Al-Qur'an Al~Karim. Itulah nama obat itu.

"Dan Kami turunkan dari Al Quran (sesuatu) yg menjadi 'syifaa' (penawar) dan rahmat bagi orang yg beriman.."

(Al Isra: 82)
READ MORE - obat yg mujarab

untukmu ukhti yg masih jomblo

Untukmu Ukhti yg galau...
(jodohmu di tangan Allah, aku hanya bisa berdoa atas semua masalahmu)

Ya Ukhti.....
janganlah kau risaukan tentang jodohmu
calon imammu sudah tertulis di kitab Lauhul Mahfudz
beliau Insya Allah ihkwan yg sholeh
yang sekarang sedang berdakwah entah dimana
karena berjihad adalah keinginannya
dan mati syahid cita citanya

Ya Ukhti...
ikhlas dan pasrahkan semua pada-Nya
jadikan sabar dan shalat sebagai penolongmu
tak perlu kau mencari calon Imammu
cukup kau usahakan dirimu sholehah
maka yang sholeh akan menjemputmu
beliau akan mencintaimu karena Allah
dan akan menikahimu karena Allah
dalam pernikahan yang halal
READ MORE - untukmu ukhti yg masih jomblo

mempelajari cinta yang benar

Kali ini, kita belajar cinta tentang bgmn mengekspresikannya..mengekspresikan dgn benar,BUKAN lewat pacaran.

Mari kita belajar cinta lebih benar..
Apkh cinta namanya, jika kita bgitu takutnya khilangan seseorang? pdhl ia bukan siapa2mu yg
tak ada ikatan kuat apa2 selain sbuah hubungan brnama..Pacar?

Apkh cinta namanya, jika seseorg bgitu ragu utk brtanggung jawab? apkh itu yg dinamakan cintanya

org dewasa?

Apkh cinta namanya, jika laki2 dan wanita bgitu bebas memperlakukan sseorg yg disebut pacarnya itu dgn perlakukan 'bebas hambatan'?.

Cinta yg benar, adlh ketika engkau memperlakukan org yg kau cintai dg perlakuan yg mulia (menikahi), bukan malah memperlakukan dg hina (memacari).

Bukankah slalu ada 2 pilihan tersebut saat engkau mencintai sseorg, memuliakannya atau menghinakannya..!

Lihat..,betapa byk pasangan yg telah menjadi 'penjajah' trhadap pasangannya sndri pdhl sbuah ikatan resmi tak prnh mereka ikrarkan..!

Lihat..,bgmn mereka yg belum menikah tp sudah menetapkan byk aturan dan sok menguasai, pdhl ngasih makan jg kagak ! :D

Lihat..,bgmn sbuah kepercayaan diri para aktivis pacaran itu hanya berdasarkan hal2 fisik yg kadang 'dipoles' sedemikian rupa !

Itukah..? itukah yg dinamakan ekspresi cinta..?

Mari..kita belajar cinta lebih benar..
Cinta adlh sbuah kebijaksanaan, penghormatan, dan penghargaan diri trhadap org yg kita cintai. Mencintai sseorg berarti menjaganya dr hal2 yg dpt merendahkan martabat, melecehkan harga diri, dan menjajah org yg dicintainya.

Tidak mungkin jika engkau benar2 cinta tp justru merusak ssuatu yg kau cintai, meskipun kau memiliki ksempatan utk itu. Bener gaaakkk..?

Mari..kita belajar cinta lebih benar..
Bila memang kau benar2 mencintai sseorg,maka sudakkah engkau mencoba menjaga cinta itu dg hati2 mengekspresikannya..?

Ataukah justru engkau akan merusak rasa cinta itu dgn aksi-aksi picisan dg gaya extravaganza yg bak jalan tol bebas hambatan..?

Tidakkah kau sadari bhwa hal itu telah menjatuhkan nilai cinta itu sndiri dihadapan Allah dan sesama manusia..?

Mari..kita belajar cinta lebih benar..
Mari ekspresikan cinta kita kpd makhlukNya dg cara2 yg diridhoi..

Masih ingat agungnya cinta Fatimah dan Ali..? tidakkah kau mengambil plajaran dr kisah cinta mereka?

Jika Allah memberi bgitu byk pilihan kpd kita dlm mengekspresikan cinta kpd makhlukNya, mengapa engkau lbih memilih 'menjajah' org laen atas nama cinta? daripada menjaga dan merawat cinta itu dlm jalinan akad dan walimah yg suci..?

Mari sahabatku..kita blajar lebih benar tentang cinta..! Dengan harga diri dan tanggungjawab.

So..sudah benarkah ekspresi cintamu selama ini kpd org yg kau cintai?

Hanya mereka yg cerdas dan mau berpikir yg akan mengambil ibrah dr tulisan tak berguna ini.

~SenyuM~
READ MORE - mempelajari cinta yang benar

SABAR LEBIH UTAMA DARI SYUKUR

Bersyukurlah bila engkau memiliki wajah
Tampan atau cantik karna itu anungrah dari
Allah bila Ahlakmu juga baik sesungguhnya
engkaulah hamba yang sempurna

BerSABARLAH bila engkau tidak mempunyai
wajah tampan atau cantik karna Cinta yang
tulus itu kebanyakan menerima kekurangan

bukan kelebihan ^_^
dan bersyukurlah engkau terhindar dari
kejaran orang "yang hanya menginginkan
kesempurnaan ^_^

Bersyukurlah jika engkau kaya harta karna,itu
kesempatan besarmu meraih amal yang
lebih banyak ketimbang orang miskin harta
jika engkau mau menyedekahkannya karna
Allah mencintai orang "yang membelanjakan
hartanya di jalan Allah

BerSABARLAH bila engkau miskin harta karna
Kasih sayang Allah pada hambanya Itu
kebanyakan di tunjukan dengan kesusahan
dan jika engkau mau bersabar Sungguh
Drajatmu lebih tinggi dibandinggkan orang
yang bersyukur meski dia kaya
"bukankah Allah bersama orang"yang
sabar ,,?berarti Allah lebih dekat dengan
hamba yang Bersabar DARIPADA hamba yang
bersyukur dan bersyukurlah bila engkau
miskin harta karna kelak di Akhirat orang
yang paling lama Hisabnya adalah orang
yang kaya harta
Hisabmu tak akan lama kelak ^_^

Ada kekurangan di balik kelebihan
dan
Adapula kelebihan di balik kekurangan bila
kita tau bagai mana menempatkan rasa
sabar dan syukur pada tempatnya

Orang yang paling kaya adalah orang pandai
BERSYUKUR
DAN
Orang yang paling kuat adalah orang SABAR
Jangan sombong bila kaya
karna milikmu hanya titipan
jangan minder karna miskin karna
keadaanmu itulah yang banyak yang tinggal
di jannah nersama Rasulullah ^_^
READ MORE - SABAR LEBIH UTAMA DARI SYUKUR

keindahan kata cinta

Masya Allah... 
Rupanya, Keindahan kata cinta seringkali membuat rasa rindu di dada membuncah ,Ia mengirimkan sinyal berupa kesamaan rasa dan asa... Pada hati,ruh dan fikiran. Keindahan kata Cinta haruslah di ukur dengan ukuran Syari'ah Layak dan tak layaknya ia dalam standart Al Qur'an dan As Sunnah

CUKUPLAAHH...
Aku tak ingin berkhalwat dengan kata2 syahwat atas nama Cinta yang tak barokah Dan

menuliskan bait rindu semu tak HALAL dalam dada yang tengah merah merekah, Zina hati namanya Sekalipun tertuang dengan pena, Ia di baca di rasa hati... Melahirkan jiwa2 rapuh hingga lupa Siapa Sesungguhnya Pemilik Cinta ???!!!

sekali lagi CUKUPLAH ... 
aku tak ingin menuangkan zinanya hati dan menuliskannya dengan kata, Cukuplah... Cukuplah kata indahku tentang rindu kubisik lirih dalam do'a... Agar tak ada telinga yang mendengar Agar tak ada bibir yang membicarakan Bahkan tangan yang menjadi saksi karena menuangkan dalam keindahan kata yang berkhalwat dengan syahwat...

Ya Allah Ampunilah... Atas ketidaktauan ini Keteledoran karena tak mampu menjaga hati Keliaran nafsu Hingga diri ini tak mampu memimpin nafsu syahwat yang seringkali datang menjerat, Zina mata hingga Zina hati....Bahkan diri ini yang di pimpin oleh nafsu sendiri, Ya Robbi, Ampunii........
READ MORE - keindahan kata cinta

Monday, September 17, 2012

~::: Ibu Kita Atau Istri Kita? ::: ~

Mas Didin baru saja menikah dengan gadis cantiknya bukan kepalang. Namun seribu kali sayang, pelitnya tidak ketulungan.

Sejak menikah, Mas Di din diharuskan menyerahkan sem...
ua gajinya pada istrinya. Istrinyalah yang mengatur semua pengeluaran rumah tangga. Istilahnya, istrinyalah yang menjadi bendahara keluarga. Awalnya memang tidak ada masalah, tapi

sebulan berikutnya, masalah itu muncul saat Ibunya Mas Didin datang minta uang. Mas Didin yang tidak pegang uang akhirnya minta uang pada istrinya. Tapi apa yang terjadi?

Ternyata istrinya tidak mau memberi uang kepada ibu mertuanya. Alasannya, uang belanja tidak akan cukup kalau diberikan kepada ibu mertuanya. Lha nanti kalau beli kosmetik pakai uang siapa? Belum buat beli baju tidur? Buat beli spring bed? Buat beli ini itu? Akhirnya ibu mertua yang kecewa karena tidak diberi menantunya, bernadzar tidak akan datang ke rumah anaknya selamanya. Masyaallah.

Mas Didin yang tahu kalau ibunya tidak dikasih uang hanya diam seperti “kera ketulup”. Ia bingung, apa yang harus dilakukannya? Membela ibunya sebagai bakti kepada orang tuanya dengan kemungkinan istrinya akan memarahinya. Atau membetulkan sikap istrinya dengan kemungkinan akan dianggap durhaka oleh ibunya. (dikutip dari Media Umat: Minggu I - Jumadil Ula 1428 H dengan sedikit pengeditan)

Sahabat fillah, inilah kisah yang sering dan banyak dialami oleh saudara-saudara kita, atau bahkan kita sendiri. Sebagian di antara mereka atau kita masih bingung, mana yang harus diprioritaskan? Lebih penting mana? Ibu kita atau istri kita?

Suami Harus Mendahulukan Ibunya Daripada Istrinya

Sangat wajar kalau anak laki-laki meski sudah menikah tapi tetap memperhatikan ibu dan bapaknya, bahkan ini adalah kewajiban anak kepada orang tuanya, terutama ibu. Meski anak sudah berkeluarga dan punya rumah sendiri, ia tetap wajib merawat orang tuanya, termasuk menafkahinya seandainya mereka memang sudah tidak mampu bekerja lagi. Anak laki-laki harus taat kepada ibunya, bukan istrinya. Justru istrilah yang harus patuh pada suaminya.

Dalam sebuah hadits shahih, diriwayatkan bahwa Aisyah Ra bertanya kepada Rasulullah Saw, ”Siapakah yang berhak terhadap seorang wanita?” Rasulullah menjawab, “Suaminya” (apabila sudah menikah). Aisyah Ra bertanya lagi, ”Siapakah yang berhak terhadap seorang laki-laki?” Rasulullah menjawab, “Ibunya” (HR. Muslim)

Seorang sahabat, Jabir Ra menceritakan: Suatu hari datang seorang laki-laki kepada Rasulullah Saw, ia berkata, “Ya Rasulallah, saya memiliki harta dan anak, dan bagaimana jika bapak saya menginginkan (meminta) harta saya itu? Rasulullah menjawab, “Kamu dan harta kamu adalah milik ayahmu”. (HR. Ibnu Majah dan At-Thabrani)

Ini berarti apabila orang tua membutuhkan bantuan, maka kita tidak boleh menolak, apalagi sampai menyakiti perasaannya.

Jangan Korbankan Orang Tua Demi Istri, Meskipun Ia Cantik!

Allah Swt berfirman, “...dan hendaklah kamu bersyukur kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu” (QS. Luqman:14). Begitu penting berbuat baik dan berterima kasih kepada kepada kedua orang tua kita, sampai Rasulullah bersabda, “Ridha Allah terdapat pada keridhaan orang tua. Dan murka Allah terdapat pada kemurkaan orang tua” (HR. Turmudzi).

Demikian tinggi kedudukan orang tua terhadap anaknya, sampai-sampai Allah baru meridhai kita kalau orang tua ridha kepada kita. Sebaliknya, Allah akan marah kepada kita apabila kita menyia-nyiakan orang tua. Karena itu, janganlah seorang anak laki-laki mengorbankan orang tua demi istri, meskipun istri tersebut sangat cantik! Sebab berbakti kepada orang tua termasuk kewajiban pokok yang perintahnya digandeng dengan perintah beribadah kepada Allah, “Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya” (QS. Al-Isra’:23).

Istri Jaman Sekarang Kebanyakan Bermusuhan Dengan Ibu Mertuanya

Jika kita mau jujur, kita akan setuju dengan pernyataan tersebut. Bagi istri, ketemu dengan ibu mertua sama dengan ketemu Mak Lampir. Jenis istri seperti inilah yang jumlahnya seribu seribu. Artinya, sebagian besar istri berperangai seperti itu.

Seorang suami yang bijak seharusnya bisa menuntun istrinya agar sadar dan mengerti bahwa seorang laki-laki meskipun sudah menikah, tapi masih punya kewajiban mengurus ibunya. Istri yang baik tidak akan melarang suaminya berbuat baik kepada orang tuanya. Seyogyanya, seorang istri membantu suaminya dengan cara memberi dorongan dan peluang kepadanya untuk berbuat baik kepada orang tuanya. Tidak perlu takut, kalau suami memberi uang kepada ibunya, lantas rejekinya istri akan berkurang. Yakinlah, dengan rahmat-Nya, Allah akan melipat gandakannya. Dengan seperti itu, seorang istri akan mendapat pahala kebaikan pula. Sebaliknya, jika istri menghalang-halangi suami berniat baik, maka ia akan mendapat dosa......

=(♥ ♥)=
READ MORE - ~::: Ibu Kita Atau Istri Kita? ::: ~

Thursday, August 9, 2012

MENJAGA LISAN

-------- *** MENJAGA LISAN *** --------

Berbicara itu sangat mudah yang berat adalah mempertanggung jawabkan setiap perkataan, akhlak seseorang bisa tampak dari kata-katanya.

Bila diumpamakan seperti sebuah teko, maka moncong teko akan mengeluarkan apa yang ada di dalamnya, bila isinya susu maka susu lah yang keluar dan bila isinya air comberan maka air comberanlah yang keluar.

Rosululloh Shala
llohu ‘alaihi wasallam bersabda “Barangsiapa yang menjamin untukku apa yang berada di antara dua rahang dan apa yg ada di antara dua kaki maka aku akan menjamin baginya surga .”(HR At-Tirmidzi no. 2411)

Semakin banyak bicara semakin besar peluang dosa dan celaka, maka lebih baik seperti apa yang di sampaikan Rosululloh Shalallohu ‘alaihi wasallam.“Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah dia berbicara yang baik atau diam” (HR. Bukhari).

Berbicara itu sesungguhnya tidak mudah bagi yang berhati bersih, Bila bicara yakin akan membawa kebaikan maka bicara lebih baik daripada diam, bila ragu maka diam itu lebih baik.

Ingat kita tak akan celaka oleh perkataan siapapun selain lisan kita sendiri ..
READ MORE - MENJAGA LISAN

Sunday, August 5, 2012

Nasa deteksi kiamat

Nasa Mengeluarkan Pernyataan Matahari Akan Terbit Dari Barat

Sains astronomi ada menyebut bahawa kelajuan putaran planet Marikh sedang perlahan sedikit demi sedikit ke arah laluannya ke timur. Para saintis agensi angkasa lepas kebangsaan Amerika Syarikat (NASA) pula mendapati pergerakan planet itu terhenti ke arah laluan tersebut.
NASA kemudian mendapati planet Marikh telah menukar laluannya ke arah yang bertentangan, iaitu ke arah Barat, ini bermakna matahari akan terbit dari arah barat Marikh. Fenomena yang ganjil itu disebut sebagai “retrograde motion”.
Kebanyakan saintis Barat berpendapat bahawa semua planet akan melalui fenomena yang serupa dan ini termasuklah planet Bumi. Apabila ianya berlaku, maka matahari akan terbit dari Barat!

Subhanallah! Kekasih Allah Nabi Muhammad s.a.w. bersabda bahawa salah satu tanda besar yang hari kiamat akan tiba ialah apabila matahari terbit dari Barat.
Pihak NASA telahpun mendapati tanda-tanda matahari akan terbit dari Barat semasa ahli sains astronominya mengkaji pergerakan planet Marikh. Yang mereka tidak dapat pastikan ialah tempoh masa yang bakal diambil sehinggalah semua planet melalui fenomena yang serupa.
Dapatan sains oleh NASA itu semestinya memperkukuhkan lagi iman umat Islam akan tanda-tanda kiamat. Manusia tidak tahu bila ianya akan berlaku walaupun sudah ada banyak tanda-tandanya. Hanya Allah Yang Maha Mengetahui.


TEORI QURAN VS TEORI BARAT
Kalau di kaji dengan teliti, teori yang dijelaskan Al-Quran ini agak berbeza dari teori-teori barat. Yang pertama, Al-Quran menjelaskan bulan yang menyebabkan bumi bertukar arah. Al-Quran menunjukkan perkaitan yang erat dan rapat antara bumi dan bulan. Tetapi teori barat tidak ‘nampak’ pun peranan bulan dalam proses kejadian ini.
Yang ke-duanya, teori Al-Quran nampak lebih jelas dan mudah difahami, malah boleh dibuktikan melalui ujikaji makmal. Sedangkan teori barat tidak dapat diuji dalam makmal dan tidak menunjukkan keadaan matahari akan naik dari barat! Kalau berlaku perlanggaran yang teramat dahsyat (dengan komet yang besar), maka bumi akan hancur! Perlanggaran ‘kecil’ (seperti yang berlaku di Mexico) tidak akan dapat menukar putaran bumi. Lagi pun sekiranya komet melanggar bumi dari “arah yang salah” ianya mungkin akan menambah kelajuan pusingan yang ada sekarang misalkan dari 24 jam kepada 10 jam sahaja/hari. Sekiranya bumi berputar pada kelajuan ini, maka kelajuan objek yang berada pada permukaan equator (atau khatulistiwa) ialah kira-kira 4,000 km/sejam yang akan memusnahkan segala-galanya yang ada dipermukaan bumi seperti rumah, bangunan, tumbuhan, pohon kayu, dan manusia serta binatang-binatang akan berterbangan.
Lagi pun untuk membolehkan bumi perputar pada arah bertentangan, komet yang melanggar bumi mesti pergerak pada kelajuan lebih dari 2 kali kelajuan putaran bumi iaitu 3,300 km/jam (sekiranya saiz komet sama besar dengan saiz bumi), dan mesti melanggar bumi pada sudut dan lokasi yang tepat. Kalau ianya melanggar pada kutub utara, maka matahari tidak akan ‘terbit dari barat’.
Yang ke-tiga, teori Al-Quran adalah lebih tepat sebab tidak berlaku kerosakkan yang besar kepada makhluk di bumi. Sekiranya berlaku kemusnahan yang besar (misalnya bumi hancur), maka ini bermakna sudah “betul-betul kiamat” dan bukannya lagi “hampir kiamat”. Di dalam hadith di atas menjelaskan selepas matahari naik dari barat maka segala amalan dan taubat tidak diterima lagi, dan dajal akan turun ke bumi (ini menunjukkan manusia masih lagi hidup di bumi, dan berjalan seperti biasa).
Tambahan pula Al-Quran menyatakan (15:76) manusia akan melihat jalan-jalan tetap tegak, nampak seperti biasa tanpa sebarang kerosakan, dan masih boleh dilalui.

Ke-empat, penjelasan Al-Quran lebih menyeluruh dan dari teori barat. Ahli sains telah mendapati bahawa terdapat ‘2’ jenis permukaan bulan iaitu permukaan yang cerah (yang sentiasa mengadap bumi), dan permukaan gelap (yang sentiasa membelakangi bumi). Ke dua-dua permukaan ini mempunyai ciri-ciri yang berbeza yang amat ketara seperti warna, daya graviti, kandungan bahan-bahan, ketumpatan dan kemampatan, keradioaktifan, dan sebagainya. Oleh itu apabila bulan merekah ia akan merubah polar graviti, mengeluarkan tenaga elektromagnetik yang boleh menyebabkan daya graviti dan magnet bumi bertindak balas.

myberita.com

 






READ MORE - Nasa deteksi kiamat

Tuesday, July 31, 2012

Manfaat Memaafkan



Jadilah Pemaaf, Ini Sehat untuk Jantung Anda!

Bulan Ramadhan ini menjadi bulan yang sangat tepat untuk kita saling memaafkan kesalahan orang lain maupun meminta maaf atas kesalahan yang kita buat sebelum tiba waktunya hari kemenangan nanti.
Keikhlasan memaafkan dan melupakan kesalahan orang lain tak hanya bermanfaat untuk kesehatan psikologis, tapi juga kesehatan fisik yaitu baik untuk jantung Anda.
Penelitian mengungkapkan, mereka yang mampu memaafkan peristiwa yang menyakitkan akan melindungi diri mereka dari lonjakan tekanan darah atau hipertensi yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Seperti dikutip dari dailymail.
Penelitian yang dilakukan peneliti dari University of California, San Diego meminta lebih dari 200 relawan untuk berpikir tentang teman yang telah menyinggung mereka. Setengah dari kelompok diperintahkan berpikir bahwa hal itu membuat mereka marah, sementara setengah lainnya didorong untuk memaafkan kesalahan teman mereka.
Para partisipan setelah lima menit berpikir diperintahkan untuk berpikir tentang hal itu lagi dengan cara apapun yang mereka pilih. Para peserta dimonitor dengan kabel, yang mengambil tekanan darah dan pembacaan detak jantung.
Tim yang dipimpin oleh Dr Britta Larsen, menemukan kelompok marah melihat peningkatan terbesar dalam tekanan darah dibandingkan dengan kelompok pemaaf setelah sesi merenungkan pertama.
Para penulis mengatakan, meskipun penelitian kecil, penelitian yang diterbitkan di Journal of Medicines Biobehavioural itu – menyarankan pengampunan karena bisa memberi reaktivitas yang rendah terhadap stress dan ksehatan fisik lainnya.
Jangka pendek kenaikan tekanan darah diketahui memang tidak berbahaya. Namun, jika itu terjadi selama beberapa maka akan meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke. [inilah.com]
READ MORE - Manfaat Memaafkan

Wednesday, July 25, 2012

Keadilan dalam Islam

Umar bin Khattab - Keadilannya Membuat Seorang Yahudi Tua Masuk Islam

Sejak menjabat gubernur, Amr bin Ash tidak lagi pergi ke medan tempur. Dia lebih sering tinggal di istana. Di depan istananya yang mewah itu ada sebidang tanah yang luas dan sebuah gubuk reyot milik seorang Yahudi tua.
“Alangkah indahnya bila di atas tanah itu berdiri sebuah mesjid,” gumam sang gubernur.
Singkat kata, Yahudi tua itu pun dipanggil menghadap sang gubernur untuk bernegosiasi. Amr bin Ash sangat kesal karena si kakek itu menolak untuk menjual tanah dan gubuknya meskipun telah ditawar lima belas kali lipat dari harga pasaran.
“Baiklah bila itu keputusanmu. Saya harap Anda tidak menyesal!” ancam sang gubernur.
Sepeninggal Yahudi tua itu, Amr bin Ash memerintahkan bawahannya untuk menyiapkan surat pembongkaran. Sementara si kakek tidak bisa berbuat apa-apa selain menangis. Dalam keputusannya terbetiklah niat untuk mengadukan kesewenang- wenangan gubernur Mesir itu pada Khalifah Umar bin Khattab.

Orang Yahudi itu pun pergi ke Madinah untuk menemui Khalifah Umar bin Khatab. Sesampainya di Madinah ia bingung di manakah letak Istana Sang Khalifah.
“Dimanakah istana raja negeri ini?” tanya seorang Yahudi itu pada seorang lelaki.
“Lepas Dzuhur nanti beliau akan berada di tempat istirahatnya di depan masjid, dekat batang kurma itu,” jawab lelaki yang ditanya.
Dalam benak si Yahudi itu terbayang keindahan istana Khalifah. Apalagi umat Islam sedang di puncak jayanya. Tentu bangunan kerajaannya pastilah sebuah bangunan yang megah dengan dihiasi kebun kurma yang rindang tempat berteduh Khalifah.
Namun, lelaki itu tidak mendapati dalam kenyataan bangunan yang ada dalam benaknya itu. Dia jadi bingung dibuatnya. Sebab di tempat yang ditunjuk oleh lelaki yang ditanya tadi tidak ada bangunan megah yang mirip istana. Memang ada pohon kurma tetapi cuma satu batang. Di bawah pohon kurma, tampak seorang lelaki bertubuh tinggi besar memakai jubah kusam. Lelaki berjubah kusam itu tampak tidur-tiduran ayam atau mungkin juga sedang berdzikir. Yahudi itu tidak punya pilihan selain mendekati lelaki yang bersender di bawah batang kurma, “Maaf, saya ingin bertemu dengan Umar bin Khatab,” tanyanya.
Lelaki yang ditanya bangkit, “Akulah Umar bin Khatab.”
Yahudi itu terbengong-bengong, “Maksud saya Umar Sang Khalifah, pemimpin negeri ini,” katanya menegaskan.
“Ya, akulah Khalifah pemimpin negeri ini,” kata Umar bin Khatab tak kalah tegas.
Mulut Yahudi itu terkunci, takjub bukan kepalang. Jelas semua itu jauh dari bayangannya. Jauh sekali kalau dibandingkan dengan para rahib Yahudi yang hidupnya serba wah. Itu baru kelas rahib, tentu akan lebih jauh lagi kalau dibandingkan dengan gaya hidup rajanya yang sudah jamak hidup dengan istana serba gemerlap.
Sungguh sama sekali tidak terlintas di benaknya, ada seorang pemimpin yang kaumnya tengah berjaya, tempat istirahatnya cuma dengan menggelar selembar tikar di bawah pohon kurma beratapkan langit lagi.
“Di manakah istana tuan?” tanya Si Yahudi di antara rasa penasarannya.
Khalifah Umar bin Khatab menuding, “Kalau yang kau maksud kediamanku maka dia ada di sudut jalan itu, bangunan nomor tiga dari yang terakhir.”
“Itu? Bangunan yang kecil dan kusam?”
“Ya! Namun itu bukan istanaku. Sebab istanaku berada di dalam hati yang tentram dengan ibadah kepada Allah.”
Yahudi itu terdiam mendengar ucapan Umar bin Khatab.
“Siapa anda dan ada perlu apa mencari saya?” tanya Umar bin Khatab. Setelah mengatur detak jantungnya karena berhadapan dengan seorang Khalifah yang tinggi besar dan penuh wibawa, Yahudi itu mengadukan kasusnya. Padahal penampilan Khalifah Umar amat sederhana untuk ukuran pemimpin yang memiliki kekuasaan begitu luas. Dia ceritakan pula bagaimana perjuangannya untuk memiliki rumah itu.
Merah padam wajah Umar begitu mendengar penuturan orang Yahudi itu.
“Masya Allah, kurang ajar sekali Amr!” kecam Umar.
“Sungguh Tuan, saya tidak mengada-ada,” Yahudi itu semakin gemetar dan kebingungan. Dan ia semakin bingung ketika Umar memintanya mengambil sepotong tulang, lalu menggores tulang itu dengan pedangnya.
“Berikan tulang ini pada Gubernurku, saudara Amr bin Ash di Mesir,” kata sang Khalifah, Al Faruq, Umar bin Khatab.
Si Yahudi itu semakin kebingungan, “Tuan, apakah Tuan tidak sedang mempermainkan saya!” ujar Yahudi itu pelan.
“Pulanglah, lakukan apa yang kukatakan.” Ucap Sang Khalifah.
Dia cemas dan mulai berpikir yang tidak-tidak. Jangan-jangan Khalifah dan Gubernur setali tiga uang, pikirnya. Di manapun, mereka yang mayoritas dan memegang kendali pasti akan menindas kelompok minoritas, begitu pikir si Yahudi.
Sekembalinya ke Mesir si Yahudi pergi menemui Gubernur Amr bin Ash dengan membawa tulang dari Khalifah Umar bin Khatab. Yahudi itu semakin tidak mengerti dengan tingkah laku Gubernur Amr bin Ash setelah menerima sepotong tulang yang dibawanya. “Bongkar masjid itu!” teriak Amr bin Ash gemetar. Wajahnya pucat dilanda ketakutan yang amat sangat. Yahudi itu berlari keluar menuju gubuk reyotnya untuk membuktikan kesungguhan perintah Gubernur. Benar saja, sejumlah orang sudah bersiap-siap menghancurkan masjid megah yang sudah hampir jadi itu.
“Tunggu!” teriak Si Yahudi.
“Maaf, Tuan Gubernur, tolong jelaskan perkara pelik ini. Berasal dari apakah tulang itu? Apa keistimewaan tulang itu sampai-sampai Tuan berani memutuskan untuk membongkar begitu saja bangunan yang amat mahal ini. Sungguh saya tidak mengerti!” Ucap Si Yahudi dengan wajah teramat sangat kebingungan.
Amr bin Ash memegang pundak Si Yahudi, “Tulang itu hanyalah tulang biasa, baunya pun busuk.”
“Tapi…..” sela Si Yahudi.
“Karena berisi perintah Khalifah, tulang itu menjadi sangat berarti.” Kata Gubernur Amr bin Ash.
“Ketahuilah, tulang nan busuk itu adalah peringatan bahwa berapa pun tingginya kekuasaan seseorang, ia akan menjadi tulang yang busuk jika tidak berlaku adil. Sedangkah huruf alif yang digoreskan di atas tulang itu artinya berlaku adil dan luruslah kamu pada siapapun, atau aku yang akan meluruskanmu dengan pedangku!” jelas Sang Gubernur.
“Sungguh agung ajaran agama Tuan. Sungguh, saya rela menyerahkan tanah dan gubuk itu. Dan bimbinglah saya dalam memahami ajaran Islam!” tutur si kakek itu dengan mata berkaca-kaca.
(Dari berbagai sumber)
READ MORE - Keadilan dalam Islam